Wanita Ahli Surga Dan Istri Yang Dimurkai Allah

Wanita Ahli Surga Dan Istri Yang Dimurkai Allah  Kesempatan kali ini Duta Dakwah akan menyajikan “Syarah ‘Uqudullujain”, Untuk bacaan Keluarga Bahagia, mudah-mudahan sajian ini menjadi inspirasi bagi Pasangan suami istri dalam menjalani rumah tangga yang sakinah, mawaddah dan rohmah. Bahagia dunia dan akhirat amiin.

Wanita Ahli Surga Dan Istri Yang Dimurkai Allah

Pada Risalah ini kami akan tuliskan Materi khusus buat bacaan Pasangan Suami Istri, risalah ini kami tulis dari Kitab kecil yang bernama “’Uqudullujain”. Merupakan lanjutan yang ke 18, Dan untuk lebih jelasnya mengenai prihal ini mari kita sama-sama ikuti uraiannya berikut ini:

Mukodimah

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهْ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ لَقَدْ جَاءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بِالْحَقِّ وَنُودُوا أَنْ تِلْكُمُ الْجَنَّةُ أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ، أَشْهَدُ أَنْ لآ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِن فَيَا عِبَادَ اللهِ ! أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَىْ اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ وَأَحُثُّكُمْ وَنَفْسِيْ عَلَى طَاعَةِ اللهِ فِيْ كُلِّ وَقْتِ لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ، أَمَّا بَعْدُ

Puji dan Syukur senantiasa tetap kita panjatkan ke hadhirat Allah SWT Tuhan seru sekalian ‘alam, Sholawat dan salamnya semoga tetap tercurahkan ke haribaan Nabi Agung Muhammad s.a.w., keluarga dan shahabatnya semua, Amiin…

Saudara saudariku seiman yang dirahmati Allah SWT. Menjadi seorang istri tetap harus berusaha sebisa mungkin untuk selalu berterimakasih kepada suami, agar Allah tidak murka dan ia menjadi penghuni surga, lalu bagaimana penjelasan lengkapnya ?, untuk lebih jelasnya berikut inilah materinya yang kami sajikan:

Murka Allah Kepada Istri Yang Tidak Pernah Berterimakasih Kepada Suaminya

(وَقَالَ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ اللهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى امْرَأَةٍ لاَ تَشْكُرُ زَوْجَهَا}. وقال صلى الله عليه وسلم: {لاَ يَنْظُرُ اللهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى إِلَى امْرَأَةٍ لاَ تَشْكُرُ زَوْجَهَا وَهِيَ لاَ تَسْتَغْنِيْ عَنْهُ}. و قال أبو هريرة رضي الله عنه: سمعتُ رسولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يقول:{لَوْ أَنَّ لِلْمَرْأَةِ مِنَ الْمَالِ مِثْلَ مُلْكِ سُلَيْمَانَ بْنِ دَاوُدَ عَلَيْهِمَا السَّلاَمُ، وَأَكَلَهُ زَوْجُهَا، ثُمَّ قَالَتْ: لَهُ أَيْنَ مَالِيْ ؟ إِلاَّ أَحْبَطَ اللهُ عَمَلَهَا أَرْبَعِيْنَ سَنَةً}. وقال عُثْمَانُ ابْنُ عَفَانَ رضي الله عنه: سَمِعْتُ رسولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يقول: {لَوْ أَنَّ الْمَرْأَةَ مَلَكَتْ الدُنْيَا بِحَذَافِيْرِهَا، وَأَنْفَقَتْ الْجَمِيْعَ عَلَىْ زَوْجِهَا، ثُمَّ مَنَّتْ عَلَيْهِ بَعْدَ حِيْنٍ إِلاَّ أَحْبَطَ اللهُ عَمَلَهَا وَحَشَرَهَا مَعَ قَارُوْنَ

Rosulullah bersabda : Sesungguhnya Allah tidak melihat dengan pandangan rohmat kepada seorang istri yang tidak bersyukur kepada suaminya.

Abu Hurairoh r.a. berkata,.Aku mendengar Rosulallah bersabda: Jika ada seorang istri yang memiliki harta seperti hartanya nabi Sulaiman Bin Dawus ‘alaihis salam, Namun ia mengatakan kepada suaminya: “Mana hartaku ? “, Maka Allah akan menghapus kebaikannya selama empat puluh tahun.

Berkata Utsman Bin Affan r.a, Aku mendengar Rosulallah bersabda: ‘Jika sesungguhnya seorang istri memiliki dunia dan pengisinya dan ia nafkahkan semuanya kepada suaminya, kemudian pada suatu saat ia mengungkit-ngungkit pemberianya, kecuali Allah akan menghapus amalnya dan mengumpulkannya bersama qorun.

Perkara Yang Paling Pertama kali Ditanyakan Pada hari Qiamat

(وَقَالَ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَوَّلُ مَا تُسْأَلُ الْمَرْأَةُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَنْ صَلاَتِهَا، وَعَنْ بَعْلِهَا}. وقال رسولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: {أَوَّلُ مَا يُحَاسَبُ الرَّجُلُ عَلَى صَلاَتَهِ ثُمَّ عَنْ نِسَائِهِ وَمَا مَلَكَتْ يَمِيْنُهُ إِنْ أَحْسَنَ عشْرَتَهُ مَعَهُمْ وَأَحْسَنَ إِلَيْهِمْ أَحْسَنَ اللهُ إِلَيْهِ. وَأَوَّلُ مَا تُحَاسَبُ الْمَرْأَةُ عَلَى صَلاَتِهَا ثُمَّ عَنْ حَقِّ زَوْجِهَا}. وقال رسولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم لِمُزوِّجةٍ: {فَأَيْنَ أَنْتِ مِنْهُ، قَالَتْ: مَا آلُوْهُ فِيْ خِدْمَتِهِ إِلاَّ مَا عَجَزْتُ عَنْهُ، قَالَ فَكَيْفَ أَنْتِ لَهُ، فَإِنَّهُ جَنَّتُكِ وَنَارُكِ

Dan Rosulullah s.a.w. bersabda: Perkara pertama yang ditanyakan pada seorang wanita di hari qiamat adalah tentang sholatnya dan tentang suaminya.

Rosulullah s.a.w. bersabda: Perkara pertama yang ditanyakan pada seorang laki-laki adalah tentang sholatnya kemudian tentang istri-istrinya, dan tentang amat (hamba sahayanya), Jika laki-laki itu baik dalam menggauli mereka maka allah akan berbuat baik pula kepada laki-laki tersebut, dan yang pertama dihisab bagi seorang istri adalah sholatnya kemudian tentang hak suaminya.

Empat Golongan Wanita Ahli Surga

وَجَاءَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ: أَرْبَعَةٌ مِنَ النِّسَاءِ فِيْ الجَنَّةِ، وَأَرْبَعَةٌ فِيْ النَارِ، وَذَكَرَ) صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ (مِنَ الأَرْبَعَةِ اللَّوَاتِيْ فِيْ الْجَنَّةِ: امْرَأَةً عَفِيْفَةً) أيْ كَافَّةً عَنِ الْحَرَامِ طَائِعَةً لِلّٰهِ وَلِزَوْجِهَا، وَلُوْدًا) أيْ كَثِيْرَ الْوَلَدِ (صَابِرَةً، قَانِعَةً) أي رَاضِيَةً (بِالْيَسِيْرِ مَعَ زَوْجِهَا

Dan telah datang dari Nabi s.a.w. bahwasanya beliau bersabda: Empat golongan dari wanita jadi ahli syurga, dan empat golongan lagi wanita jadi ahli neraka.

Rosulullah s.a.w. menyebutkan empat golongan wanita yang ahli surga: Adapun empat golongan wanita yang disurga adalah:

  1. Wanita yang memelihara agamanya yang taat pada Allah dan suaminya,
  2. Wanita yang mempunyai banyak keturunan,
  3. Wanita yang sabar,
  4. Wanita yang qona’ah menerima pemberian dari suaminya walaupun sedikit.

Wanita yang Dilaknat Para Malaikat

قَالَ سَعْدُ ابْنُ أَبِيْ وَقَاصٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ: {إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا لَمْ تَفْرِجْ عَنْ زَوْجِهَا فِيْ ضَيْقِهِ لَعَنَهَا اللهُ تَعَالَى وَغَضِبَ عَلَيْهَا وَلَعَنَتْهَا الْمَلاَئِكَةُ أَجْمَعُوْنَ

Berkata Sa’ad Bin Abi Waqosh, aku mendengar rosulallah s.a.w. bersabda: Sesungguhnya seorang istri jika tidak tetap merasa bahagia dalam keadaan suaminya terpuruk Maka Allah melaknat dan marah kepadanya, dan ia dilaknat oleh seluruh malaikat.

(ذَاتَ حَيَاءٍ، وَإِنْ غَابَ عَنْهَا زَوْجُهَا حَفِظَتْ نَفْسَهَا وَمَالَهُ) أَيْ الزَّوْجِ. قَالَ سَلْمَانُ الْفَارِسِيُّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ: {مَا نَظَرَتْ امْرَأَةٌ إِلَى غَيْرِ زَوْجِهَا بِشَهْوَةٍ إِلاَّ سُمِرَتْ عَيْنَاهَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Dan wanita yang memelihara rasa malu. Jika suaminya tidak berada dirumah maka ia memelihara diri dan kehormatan serta harta suaminya.

Berkata Salman Al-Farisi, aku mendengar Rosulallah bersabda: Tidaklah seorang istri melihat kepada selain suaminya dengan disertai syahwat kecuali akan dipaku kedua matanya pada hari qiamat.

وَقَالَ أَيُوْبُ الْأَنْصَارِيُّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ: {خَلَقَ اللهُ تَعَالَى فِيْ سَمَاءِ الدُنْيَا سَبْعِيْنَ أَلْفَ مَلَكٍ يَلْعَنُوْنَ كُلَّ امْرَأَةٍ تَخُوْنُ زَوْجَهَا فِيْ مَالِهِ، وَكَانَتْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَعَ السَّحَرَةِ وَالْكَهَنَةِ وَإِنْ أَفْنَتْ عُمْرَهَا فِيْ خِدْمَةِ زَوْجِهَا

Berkata Ayub Al-Anshory, Aku mendengar rosulallah s.a.w. bersabda: Allah menciptakan tujuh puluh ribu malaikat dilangit dunia, mereka melaknat istri yang khianat pada harta suaminya, dan di hari qiamat ia dikumpulkan bersama tukang sihir dan para dukun, walaupun ia menghabiskan sisa umurnya kettika di dunia dengan mengabdi pada suaminya.

Istri Yang Dimurkai Allah & Empat Golongan Wanita Ahli Surga.jpg
Istri Yang Dimurkai Allah & Empat Golongan Wanita Ahli Surga.jpg

Istri Mengambil Harta Suami Tanpa Seizinnya

وَقَالَ مُعَاوِيَةٌ: إِنِّيْ سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ: {أَيُّمَا امْرَأَةٍ أَخَذَتْ مِنْ مَالِ زَوْجِهَا بِغَيْرِ إِذْنِهِ إِلاَّ كَانَ عَلَيْهَا وِزْرُ سَبْعِيْنَ أَلْفَ سَارِقٍ}. (وَإِنْ حَضَرَ) أي الزَّوْجُ (أَمْسَكَتْ لِسَانَهَا عَنْهُ

Berkata Mu’awiyah: Aku mendengar Rosulallah bersabda : Siapa saja istri yang mengambil harta suaminya tanpa seizin suaminya kecuali istri itu mendapat dosa seperti tujuh puluh ribu pencuri, dan jika hadir suaminya (berada dirumah) istri itu diam tidak bicara.

وَذَكَرَ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنَ الْأَرْبَعَةِ: (امْرَأَةً مَاتَ زَوْجُهَا وَلَهَا أَوْلاَدٌ صِغَار، فَحَبَسَتْ نَفْسَهَا عَلَى أَوْلاَدِهَا وَرَبَتْهُمْ وَأَحْسَنَتْ إِلَيْهِمْ وَلَمْ تَتَزَوَّجْ خَشْيَةَ أَنْ يُضَيِّعُوْا) قال صلى الله عليه وسلم: {حَرَّمَ اللهُ عَلَى كُلِّ آدَمِيٍّ الْجَنَّةَ يَدْخُلُهَا قَبْلِي غَيْرَ أَنِّي أَنْظُرُ عَنْ يَمِيْنِيْ فَإذًا امْرَأَةٌ تُبَادِرُنِي إِلَى بَابِ الجَنَّةِ فَأَقُوْلُ: مَا لهَذِهِ تُبَادِرُنِيْ ؟ فَيُقَالُ لِيْ: يَا مُحَمَّد، هَذِهِ امْرَأَةٌ كَانَتْ حَسْنَاءَ جَمِيْلَةً، وَكَانَ عِنْدَهَا يَتَامَى لَهَا، فَصَبَرَتْ عَلَيْهِنَّ حَتَّى بَلَغَ أَمْرُهُنَّ الَّذِي بَلَغَ، فَشَكَرَ اللهُ لَهَا ذَلِكَ

Dan rosulullah s.a.w. menyebutkan kembali wanita yang jadi ahli syurga: Seorang istri yang ditinggal wafat suaminya dan ia mempunyai putera dan puteri yang masih kecil, ia tetap menjaga kehormatan dirinya, ia mendidik agama dan akhlaq yang baik kepada anak-anaknya, dan ia tidak menikah dengan laki-laki lain karena ia takut amanat (anak-anaknya) akan tersia-sia.

Rosulullah s.a.w. bersabda: Allah telah mengharamkan syurga bagi anak adam untuk memasukinya sebelum aku memasukinya, selain bahwa aku melihat ke arah kananku, tiba-tiba ada seorang wanita yang mendahuluiku menuju pintu syurga, maka aku bertanya: Apakah perihal wanita ini sehingga ia mendahului aku untuk masuk syurga?, Maka aku mendapat jawaban : “Wahai Muhammad, wanita ini adalah wanita yang sholihah dan cantik akhlaqnya, ia mempunyai banyak anak-anak yatim ia sabar dalam mengurus dan mendidiknya sehingga anak-anaknya mencapai usia baligh dan ia bersyukur atasnya

Demikian Uraian kami tentang Wanita Ahli Surga Dan Istri Yang Dimurkai Allah – Semoga dapat bermanfaat dan memberikan tambahan ilmu pengetahuan untuk kita semua sebagai Pasangan Suami Istri yang ingin membina rumah tangganya untuk mecapai mardhotillah. Abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat.Terima kasih atas kunjungannya.

بِاللهِ التَّوْفِيْقُ وَالْهِدَايَةُ و الرِّضَا وَالْعِنَايَةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهْ