Sifat Rasul : Wajib Mustahil dan Jaiz Baginya serta Artinya

Sifat Rasul : Wajib Mustahil dan Jaiz Baginya serta Artinya – Pada kesempatan ini Duta Dakwah akan mengualas tentang Sifat wajib bagi Rasulullah dan sifat yang Mustahil baginya. Aadapun yang dimaksudkan dengan sifat wajib itu adalah sifat yang harus dimiliki oleh para Rasusulullah.

Sedangkan sifat Mustahil itu adalah sifat yang tidak mungkin terjadi atau sifat yang tidak mungkin ada pada diri Rasulullah, Mustahil adalah lawan kata dari Wajib.

Sifat Rasul : Wajib Mustahil dan Jaiz Baginya serta Artinya

Untuk lebih jelasnya mari kita ikuti bersama penyampaian Duta Dakwah berikut ini:

Sifat Wajib Dan Mustahil Bagi Rasul

Sbagaimana kami terangkan diatas, bahwa Nabi dan Rasul mempunyai sifat wajib dan sifat mustahilnya. Hal memang sudah Irodat minallah atau kehendak dari Allah SWT. Semua itu adalah bermaksud bahwa Nabi dan Rasul bisa menjadi suri tauladan bagi kita.

Sebagaimana salah satu dari firman Allah Ta’ala:

كَانَ النَّاسُ أُمَّةً وَاحِدَةً فَبَعَثَ اللّهُ النَّبِيِّينَ مُبَشِّرِينَ وَمُنذِرِينَ وَأَنزَلَ مَعَهُمُ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ لِيَحْكُمَ بَيْنَ النَّاسِ فِيمَا اخْتَلَفُواْ فِيهِ وَمَا اخْتَلَفَ فِيهِ إِلاَّ الَّذِينَ أُوتُوهُ مِن بَعْدِ مَا جَاءتْهُمُ الْبَيِّنَاتُ بَغْياً بَيْنَهُمْ فَهَدَى اللّهُ الَّذِينَ آمَنُواْ لِمَا اخْتَلَفُواْ فِيهِ مِنَ الْحَقِّ بِإِذْنِهِ وَاللّهُ يَهْدِي مَن يَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ (البقرة: 213)

Artinya:

Manusia itu adalah umat yang satu. (setelah timbul perselisihan), maka Allah mengutus para nabi, sebagai pemberi peringatan. Dan Allah menurunkan bersama mereka Kitab yang benar, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. Tidaklah berselisih tentang Kitab itu melainkan orang yang telah didatangkan kepada mereka Kitab, yaitu setelah datang kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, karena dengki antara mereka sendiri. Maka Allah memberi petunjuk orang-orang yang beriman kepada kebenaran tentang hal yang mereka perselisihkann itu dengan kehendak-Nya. Dan Allah selalu memberi petunjuk orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus.

Dan masih banyak ayat-ayat yang menerang tentang sifat-sifat para rusulullah ‘alaihimushalatu wassalam.

Sifat Wajib Bagi Rasul

Adapun Sifat wajib bagi Nabi dan Rasul itu ada 4 yaitu :

الصِّدِيْق، الْأَمَانَةُ، التَّبْلِيْغُ، الْفَطَانَةُ

Artinya: Banar, Terpercaya, Menyampaikan dan Cerdas/ Pintar.

Sifat Mustahil Bagi Rasul

Dan Sifat Musthil Bagi Rasul  sebagai lawan kata dari sifat wajib itu ada 4 yaitu:

الْكِذِبْ، الْخِيَانَةْ، الْكِتْمَانْ، الْبِلَادَةْ

Artinya: Bohong, Khianat, Menyembunyikan/ menutup-nutupi dan Bodoh

Arti dari Sifat wajib & Mustahil

Berikut ini adalah penjelasan tentang arti dari Sifat wajib dan Sifat Mustahil Bagi Rasul

1. Sifat Wajib: Shidiq (الصِّدِيْق)

Shidiq artinya benar/ jujur, para nabi dan Rasul dijaga oleh Allah SWT kejujurannya dan kebenarannya. Jadi tidak pernah ingkar apapun yang dikatakan oleh Nabi dan Rasul kepada umatnya karena mereka adalah laki-laki pilihan Allah SWT.

Sifat Mustahil: Kidzib (الْكِذِبْ)

Dan lawannya sifat Shidiq adlah sifat Al-kidzb, artinya bohong (الْكِذِبْ). Dalil atas ini yaitu sesungguhnya jikalau mereka para Rasul berbohong niscaya adanya berita Allah Ta’ala itu bohong. Dan itu mustahil.

2. Sifat Wajib: Amanah (الْأَمَانَةُ)

Amanah, Sifat ini artinya dapat dipercaya, seperti yang dikatakan diatas bahwa Nabi dan Rasul tidak pernah ingkar maupun berdusta. Nabi dan Rasul selalu bisa dipercaya untuk melaksanakan apapun yang diperintahkan oleh Allah SWT kepadanya.

Sifat Mustahil: Khiyanat (الْخِيَانَةْ)

Sifat Khiyanat adalah sifat Al-khiayanat/ berhianat (الْخِيَانَةْ). Dan dalil atas ini yaitu sesungguhnya jikalau mereka para Rasul berhianat dengan berbuat yang diharamkan atau dimakruhkan niscaya kita semua itu diperintah dengan seumpama itu. Dan tidak benar bahwa kita diperintah terhadap yang diharamkan atau dimakruhkam.

3. Sifat Wajib: Tabligh (التَّبْلِيْغُ)

Sifat ini artinya meyampaikan. Tugas utama para Rasul adalah menyampaikan pesan-pesan Allah SWT atau menyampaikan wahyu dari Allah SWT kepada umatnya.

Sifat Mustahil: Kitman (الْكِتْمَانْ)

Lawan dari sifat Tabligh adalah sifat kitman/ menutup-nutupi (الْكِتْمَانْ). Dan dalil atas ini yaitu sesungguhnya jikalau mereka para Rasul menutup-nutupi suatu perkara yang telah diperintahkan terhadap mereka untuk disampaikan, niscaya adanya kita diperintah untuk menyembunyikan ilu. Dan tidak benar kita diperintah untuk itu. Karena sesungguhnya orang yang menutup-nutupi pengetahuan itu dilaknat.

4. Sifat Wajib: Fathonah (الْفَطَانَةُ)

Fathonah adalah sifat wajib bagi Rasul, Sifat wajib yang satu ini artinya cerdas/pintar, Nabi dan Rasul diberi kecerdasan oleh Allah SWT agar mereka mampu memerangi kaum yang tidak berada dijalan Allah SWT dan mengajaknya untuk berada dijalan yang benar, yakni jalan yang di ridhoi oleh Allah SWT.

Sifat Mustahil: Biladah (الْبِلَادَةْ)

Lawan dari sifat Fathonah adalah sifat Al-biladah/ bodoh (الْبِلَادَةْ). Dan dalil atas ini yaitu sesungguhnya jikalau mereka para Rasul tiada kecerdasan nicacaya mereka tidak berkuasa membuat hujjah terhadap para lawan/musuh. Dan itu mustahil. Karena Al-Qur’an menunjukan dalam banyak tempat atas menegakannya para Rasul terhadap hujjah kepada lawan/musuh.

Sifat Jaiz Bagi Rasul (الأَعْرَاضْ الْبَشَرِيَّة)

Sifat Jaiz atau Bole du Rasul adal sifat A’radh al-Basyariyah (الأَعْرَاضْ الْبَشَرِيَّة). Dan jaiz/boleh dalam haq para Rasul Alaihi sholatu wa ssalam sifat Al-a’rod Al-Basyariyah/ nampak manusiawi (الأَعْرَاضْ الْبَشَرِيَّة) yang tidak menimbulkan kekurangan pada martabat mereka yang luhur seperti sakit dan seumpamanya. Dan dalil atas ini yaitu terbuktinya sifat penampakan manusiawi pada mereka Alaihi sholatu wa ssalam.

Demikanlah pembahasan dan ulasan singkat mengenai Sifat Rasul : Wajib Mustahil dan Jaiz Baginya serta Artinya, semoga bermanfaat dan sekian terimakasih.