Bacaan Tasbih, Takbir, Tahlil, Tahmid Serta Penjelasannya

Bacaan Tasbih, Takbir, Tahlil, Tahmid Serta Penjelasannya – Pada kesempatan ini Dutadakwah akan menjelaskan tentang Tasbih. Yang mana dalam penjelasan kali ini tetang bacaan tasbih, takbir, tahlil, tahmid serta penjelasan dan keutamaannya. Dengan secara singkat dan jelas, untuk lebih jelasnya silahkan simak ulasan berikut ini.

Bacaan Tasbih, Takbir, Tahlil, Tahmid Serta Penjelasannya

Di antara aktivitas setelah shalat fardhu adalah dzikrullah yakni dzikir untuk mengingat Allah subhanahu wa ta’ala. Salah satu dzikir yang banyak diamalkan adalah dengan bacaan tahmid, tasbih dan takbir. Yang dimaksud dengan tahmid adalah mengucapkan “alhamdulillah (الْحَمْدُ للهِ)”, tasbih adalah mengucapkan “subhanallah (سُبْحَانَ اللهِ)”, dan sedangkan takbir mengucapkan lafadz “Allahu-akbar (للهُ اَكْبَرُ)”.

Dalam hal ini banyak sekali perbedaan dalam mengamalkan dzikir tersebut. Hal ini dikarenakan adanya beberapa hadis yang menjelaskan tentang banyak jumlah bacaan yang diucapkan dan semua hadis tersebut adalah hadis yang bisa dipercaya. Oleh karena itu kamu bebas untuk memilih jumlah dan bacaan yang akan kamu amalkan.

 

Bacaan Dzikir

Jumlah dan bacaan dzikir yang pertama ini merupakan cara berdzikir yang banyak di ajarkan dan diamalkan oleh sebagian orang. Bisa di amalkan baik dalam Cara berdzikirnya adalah dengan membaca tasbih, tahmid, dan takbir masing-masing 33 kali. Cara dzikir yang pertama ini berdasarkan salah satu hadis nabi yang diriwayatkan oleh Imam Muslim 939 dari Abu Hurairah di mana Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرةَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ سَبَّحَ ذُبْرَ كُلِ صَلَاةٍ ثَلاثًا وَثَلَاثِيْنَ وَكَبَّرَ ثَلاثًا وَثَلَاثِيْنَ وَحَمِدَ ثَلاثًا وَثَلَاثِيْنَ وَخَتَمَ الِمائَهَ بلَۤا إِلَهَ إلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ غُفِرَتْ ذُنُوْبُهُ وَلَوْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ

Artinya : “Dari [Abu Hurairah] ia berkata, “Barangsiapa bertasbih setiap kali selesai shalat sebanyak tiga puluh tiga kali, membaca takbir tiga puluh tiga kali, bertahmid tiga puluh tiga kali, dan menggenapinya menjadi seratus dengan bacaan, ‘LAA ILAAHA ILLALLAHU WAHDAHU LAA SYARIIKALAH, LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA ‘ALAA KULLI SYAI`IN QADIIR’ (Tidak ada tuhan selain Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya dan bagi-Nya pujian. Bagi-Nya kerajaan dan pujian. Maha menentukan atas segala sesuatu) ‘, maka akan diampuni segala dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.”

Dalam riwayat lain tentang cara berdzikir yang mana pada saat itu Nabi SAW ditanya oleh sahabat yang tidak bisa membaca Al-Qur’an. Kemudian Rasulullah SAW bersabda

عَنْ اِبْنِ أَبِيْ أَوْفَى قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَى اللَهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنِّيْ لَا أَسْتَطِيعُ أَنْ آخُدَ شَيْئًا مِنَ الْقُرْآنِ فَعَلِّمْنِيْ شَيْئًا يُجْزِئُنِيْ مِنَ الْقُرْآنِ فَقَالَ قل سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ وَلَا لَه إِلَّا اللهُ وَ اللهُ اَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَةَ إلا بِا اللهِ

Artinya : “Dari Ibnu Abu Aufa dia berkata; “Ada seorang laki-laki datang kepada Nabi Shallallahu’alaihi wasallam, lantas dia berkata, ‘Aku tidak mampu membaca apa pun dari Al Qur’an, maka ajarilah aku beberapa ayat Al Qur’an yang mencukupiku! ‘ Lantas beliau Shallallallahu’alaihi wasallam bersabda: ‘Ucapkanlah, “Subhanallah, walhamdulillah, Walaa Ilaaha Illallallah, Waallahu Akbar, Walaa Haula Wala Quwwata Ilia billahi (Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Dzat yang berhak disembah selain Allah, Allah Maha Besar dan tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah).” Hadits Nasai Nomor 915

Keutamaan Membaca Tasbih

Bacaan tasbih merupakan kalimat thayyibah yang ringan diucapkan, namun besar sekali keutamaannya. Banyak sekali keterangan yang menyebutkan keutamaan dzikir dengan bacaan tasbih ini.

Diampuni Dosanya

أَبِيْ هُرَيْرةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللّهِ صَلَى اللهُ علَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَالَ سُبْحَانَ الله وَبِحَمْدهِ مِائَةَ مَرَّةٍ غُفِرَتْ ذُنُوْبُهُ وَلَوْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ

Artinya : “Dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa mengucapkan Subhanallah wa bihamdihi sebanyak seratus kali, maka dosa-dosanya akan diampuni walau seperti buih di lautan.” Hadits Ibnu Majah Nomor 3802

Termasuk Al Baaqiyaatus Shaalihaat

Dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Abu Sa’id Al-Khudri disebutkan:

عَنْ اِبْنِ أَبِيْ أَوْفَى قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَى اللَهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنِّيْ لَا أَسْتَطِيعُ أَنْ آخُدَ شَيْئًا مِنَ الْقُرْآنِ فَعَلِّمْنِيْ شَيْئًا يُجْزِئُنِيْ مِنَ الْقُرْآنِ فَقَالَ قل سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ وَلَا لَه إِلَّا اللهُ وَ اللهُ اَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَةَ إلا بِا اللهِ

Artinya : “dari Ibnu Abu Aufa dia berkata; “Ada seorang laki-laki datang kepada Nabi Shallallahu’alaihi wasallam, lantas dia berkata, ‘Aku tidak mampu membaca apa pun dari Al Qur’an, maka ajarilah aku beberapa ayat Al Qur’an yang mencukupiku! ‘ Lantas beliau Shallallallahu’alaihi wasallam bersabda: ‘Ucapkanlah, “Subhanallah, walhamdulillah, Walaa Ilaaha Illallallah, Waallahu Akbar, Walaa Haula Wala Quwwata Ilia billahi (Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Dzat yang berhak disembah selain Allah, Allah Maha Besar dan tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah).”Hadits Nasai Nomor 915

Ucapan yang Dicintai oleh Allah dan Terjaga dari Marabahaya

Dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Samuroh bin Jundab r.a;

عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدُبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللّهِ صَلَى اللهُ علَيْهِ وَسَلَّمَ أَحَبُّ الْكَلَامِ إِلَى اللهِ أَرْبَعٌ سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ وَلَا لَه إِلَّا اللهُ وَ اللهُ اَكْبَرُ

Artinya : “Dari Samurah bin Jundab ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ada empat ucapan yang paling di sukai Allah Subhanahu Wa Ta’ala; 1) Subhanallah, 2) Al Hamdulillah, 3) Laa ilaaha illallah, 4) Allahu Akbar.”  Hadits Muslim Nomor 3985

Kalimat yang Ringan Diucapkan Namun Berat dalam Timbangan Kebaikan

Ada dua kalimat yang sangat ringan untuk diucapka tapi faidahnya sangat luar biasa yaitu sangat berat untuk timbangan kebaikan dan dicintai oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala sebagaimana diterangkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Syaikhoni (Imam Bukhari & Imam Muslim) ebagai berikut:

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللّهِ صَلَى اللهُ علَيْهِ وَسَلَّمَ  كَلِمَتَانِ خَفِيمَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ثَقِيلَتَانِ فِيْ الْمِيْزَانِ حَبِيبَتَانِ إِلَى الرّحْمَنِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَ بِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللّهِ الْعَظِيْمِ

Artinya : “Dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Dua kalimat yang ringan di ucapkan dengan lisan, berat dalam timbangan dan sangat di cintai oleh Dzat yang Maha pengasih adalah Subhanallah wa bihamdihi subhanallahil ‘adzim (Maha suci Allah dan segala puji bagi-Nya, Maha suci Allah dan Maha Agung).” Hadits Ibnu Majah Nomor 3796

Demikian ulasan singkat tentang Bacaan Tasbih, Takbir, Tahlil, Tahmid Serta Penjelasannya. Semoga dapat memberikan manfaat dan tambahan ilmu pengetahuan untuk kita semua. Terimakasih.