√ Kultum Ramadhan Tentang Yang Berpuasa Supaya Menjaga Lisan

Kultum Ramadhan Tentang Yang Berpuasa Supaya Menjaga Lisan – Pada Materi Kultum Sebelumnya kami sudah menerangkan: Kultum Ramadhan Tentang Sunah Berbuka dengan Ruthob atau Kurma dan untuk yang sekarang ini Duta Dakwah akan menyampaikan: Kultum Ramadhan Tentang Yang Berpuasa Supaya Menjaga Lisan.dan ini In Syaa Allah akan kami sampaikan secara singkat.

Kultum Ramadhan Tentang Yang Berpuasa Supaya Menjaga Lisan

Untuk lebih jelasnya sebaiknya silahkan baca Kultum Duta Dakwah dibawah ini dengan baik.

Materi Kultum.

بسم الله الرّحمن الرّحيم السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهْ

الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ أَنْعَمَنَا بِنِعْمَةِ اْلإِيْمَانِ وَاْلإِسْلاَمِ. وَنُصَلِّيْ وَنُسَلِّمُ عَلَى خَيْرِ اْلأَنَامِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ

Kaum Muslimin wal-Muslimat yang dirahmati Allah SWT, Mari kita senantiasa Memuji Allah dan bersyukur kepadaNya atas segala rahmat dan nikmatNya yang senatiasa Allah Anugerahkan kepada kita, shalawat teriring salam semoga tetap tercurahkan ke haribaan nabi agung Muhammad s.a.w.

Hadirin Rahimakumullah melalui kesempatan ini kami akan sampaikan Materi kita adalah tentang Yang Berpuasa Supaya Menjaga Lisan.

Puasa harus Menjaga Lisan

Puasa bukan hanya sekedar menjaga untuk tidak makan dan minum saja, lebih dari itu juga banyak yang harus harus kita jaga agar puasa kita sempurna dalam pandangan Allah SWT, menjaga lisan misalnya, sebagaimana sabda Rasulullah s.a.w. :

عِنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ، قَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَصْخَبْ، فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّيْ صَائِمٌ. مُتَّفّقٌ عَلَيهِ.

Dari Abu Hurairah r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Apabila pada hari seseorang di antara engkau semua itu berpuasa, maka janganlah ia berkata-kata yang kotor dan jangan pula bertengkar. Apabila ia dimaki-maki oleh seseorang atau dilawan bermusuhan, maka hendaklah ia berkata: “Sesungguhnya saya adalah berpuasa.” (Muttafaq ‘alaih) Kutipan dari Kitab Riyadhus Sholihin

Baca Juga :  √ Kewajiban Mengeluarkan Zakat Fitrah Menurut Fiqih

Hadits tersebut memberikan pengertian kepada kita bahwa: Diantara sifat yang agung dan mulia yang menunjukkan sempurnanya keimanan orang yang berpuasa adalah ketawadhu’an mereka serta ketinggian akhlak mereka, berupa hati dan lisan mereka yang lurus terhadap sesama saudara mereka semuslim.

Puasanya yanga tidak dibutuhkan Allah

Ada puasa yang hanya dapat haus dan lapar saja sementara pusanya tidak dinilai Allah SWT, sebagaimana Sabda Nabi s.a.w. :

وَعَنْهُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ، قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّوْرِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِيْ أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ، رَوَاهُ البُخَارِيُّ

Dari Abu Hurairah r.a. pula, katanya: “Nabi s.a.w. bersabda: ” Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta, perbuatan dusta, maka Allah tidak butuh dia meninggalkan makanan dan minumannya.” Maksudnya: Di waktu berpuasa itu hendaknya meninggalkan hal-hal di atas, agar berpahala puasanya tadi. (Riwayat Bukhari)

Jadi apabila kita berpuasa yang mana kita sudah meninggalkan makan dan minum seharian lapar dan dahaga yang kita rasakan, tapi bila kita tidak bisa menjaga lisan dari perkataan kotor, menyakitkan, gosip, dusta dan sebangsanya, maka puasa kita hanya mendapat lapar dan dahaga saja sedangkan Allah Ta’ala tidak membutuhkan puasa kita yang seperti itu, lalu bagaimana jika puasa kita tidak dibutuhkan Allah yakni tidak dinilai??, Wallahu ‘alam, oleh karenanya usahakanlah sebisa mungkin di sa’at kita sedang berpuasa jagalah lisan.

Kaum muslimin Rahimakumullah, Demikian Kultum yang dapat kami sampaikan, terimakasih atas segala perhatian dan mohon ma’af atas segala kekurangan.

بِاللهِ التَّوْفِيْقُ وَالْهِدَايَةُ و الرِّضَا وَالْعِنَايَةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهْ

Demikian ulasan : Kultum Ramadhan Tentang Yang Berpuasa Supaya Menjaga Lisan Semoga dapat memberikan manfaat untuk kita semua. Kultum ini masih bersambung ke Kultum berikutnnya masih tentang Keistimewaan Puasa.Terimakasih.

Baca Juga :  √ Kultum Ramadhan Tentang Keutamaan Bersahur Dan Mengakhirkannya
√ Kultum Ramadhan Tentang Yang Berpuasa Supaya Menjaga Lisan
5 (100%) 7 vote[s]