Cara Membersihkan Hati Dalam Ajaran Islam

Posted on

Cara Membersihkan Hati Dalam Ajaran Islam – Didalam kehidupan sehari-hari, pastilah kita akan mendapatkan ujian dari Allah SWT. Sahabat dutadakwah, pada hakikatnya hati itu diibaratkan sebagai raja. Kebaikan diri kita itu bergantung pada kebaikan hatinya. Jika hatinya baik, maka baik pulalah seluruh tunuh, juga sebalikanya jika jelek maka jelak pulalah seluruh tubuh.

Cara Membersihkan Hati Dalam Ajaran Islam

Saudara seiman, Sebaiknya kita harus selalu menjaga hati. Hati kita sebisa mungkin agar senantiasa bersih. Lantas bagaimana cara membersihkan hati dalam Islam yang diajarkan Nabi? Uantuk lebih jelasnya simaklah penjelasan kami di bawah ini.

Kenapa Umar bin Abdul Aziz menangis?

Suatu kali Umar bin Abdul Aziz menangis, Pada saat itu dia masih anak-anak. Kemudian ibunya bertanya, “Apa yang membuatmu menagis ?” Dia menjawab “Aku ingat kematian.” Mendengar jawaban itu, ibunya pun ikut menangis. Lalu apakah kita yang sudah berumur puluhan tahun sudah pernahkah kita menangis ketika mengingat kematian ?

Sakaratul-Maut

Jarang sekali orang yang selalu mengingatkan dirinya akan kematian. Padaha Sakaratul-maut pasti menghampri. Sebagaimana Allah SWT berfirman

وَ جَاءَتْ سَكْرَةُ الْمَوْتِ بِالْحَقِّ ۖ ذَٰلِكَ مَا كُنْتَ مِنْهُ تَحِيدُ

Artinya: “Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari daripadanya”. (QS. Qaf : 9)

Kemataian pasti mendatangi

Tidak seorang jua pun yang bisa lari dari kematian. Kematian pasti menjeput paksa bila ajal datang. Allah Menerangkan dala Al-qur’an:

Baca Juga :  Dzikir Dan Doa : Setelah Sholat Fardu Dan Sunnah Lengkap

قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلَاقِيكُمْ ۖ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَ الشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

Artinya: “Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”. (QS. Jum’at : 8)

Hati itu berkarat

Hati itu seperti besi, oleh karenanya bersihkanlah karat-karatnya itu. Lantas bagaimana cara membersihkan karat ahti? Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wa sallam berasbda;

عَنِ ابن عُمَرَ رَضَيِ اللٌهُ عَنهُمَا قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللٌهِ صَلَيِ عَلَيهِ وَسَلٌمَ اِنَّ هذِهِ القُلُوبَ تَصدَأ الحَدِيدُ اِذَا أصَابَهُ المَاءُ، قِيلَ يَارَسُولَ اللٌهِ وَمَا جِلَاؤُهَا ؟ قَالَ كَثُرَةُ ذِكرِ الَموتِ وَتلَاوَةُ القُرانِ. (رواه البيهقي في شعب الإيمان)

Yang artinya; Dari Ibnu Umar r.a belia berkata; Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda; “Sesungguhnya hati ini berkarat seperti besi berkarat bila terkena air.” sahabat bertanya: “Ya Rasulullah, apa yang bisa membersihkannya kembali ?” Beliau menjawab: “banyak-banyaklah mengingat kematian dan tilawah Al-qur’an.” (HR. Baihaqi).

Setiap manusia pasti punya rasa kahwatir

Kita seringkali selalu merasa khawatir jika kendaraan ataupun rumah ataupun apa saja jika kotor, Pasti kita akan merasa risih jika ada yang kotor dalam kendaraan ataupun rumah ataupun lainnya. Namun jika hati kita yang kotor, apakah kita segera untuk bergegas membersihkannya ?

Padahal dalam satu hari saja, hati kita sering terkena noda. Hati yang kotor bisa disebabkan karena rasa iri dan dengki, atau karena kesombongan, atau berburuk sangka, ataupun sebab lainnya. Jika noda atau kotoran yang ada pada hati kita dalam sehari tidak dibersihkan, betapa kotornya hati kita ini. Sehingga jika semakin dibiarkan, maka hati kita akan semakin kotor dan tebal yang membuat hati kita sulit untuk menerima nasihat dan kebenaran serta kebaikan. Semoga kita semua senantiasa selamat dari hal yang demikian itu.

Baca Juga :  Tafakur : Memikirkan Keagungan Makhluk Allah & Kerusakan Dunia

Cara Membersihkan hati

Untuk itu, cara membersihkan hati dalam ajaran Islam atau ajaran nabi hendaknya kita senantiasa memperbanyak istighfar dan selalu mengingat kematian, membaca Al-qur’an, dan bertaubat memohon ampunan kepada Allah SWT supaya hati kita senantiasa bersih kembali setelah terkena noda. Karena sesungguhnya hati yang bersih (Qalbu Saliim) yang akan dengan mudah mendapatkan hidayah dari Allah SWT dan hanya orang-orang yang hatinya bersih lah yang akan kembali kepada Allah SWT dalam keselamatan.

 

Cara Membersihkan Hati Dalam Ajaran Islam
Cara Membersihkan Hati Dalam Ajaran Islam

Demikianlah penjelasan materi mengenai; Cara Membersihkan Hati Dalam Ajaran Islam. Semoga materi ini dapat bermanfaat untuk kita, dan kita semua senantiasa selalu menjaga hati kita dari sesuatu yang kotor. Terimakasih atas kunjungannya wallahul musta’an.