Rukun Iman, Dalil, Urutan dan Penjelasannya Lengkap

Rukun Iman, Dalil, Urutan dan Penjelasannya Lengkap – Pada kesempatan kali ini, Dutadakwah akan membahas mengenai rukun iman. Rukun iman merupakan pilar keimanan yang harus dimiliki seorang muslim. Jika rukun Islam ada 5, maka rukun iman ada 6. Rukun iman tersebut berdasarkan ayat Al-Quran dan al-Hadist.

Rukun Iman, Dalil, Urutan dan Penjelasannya Lengkap

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Uraian dan penjelasannya tentang rukun iman, dalil urutan dan penjelasannya, maka sebaiknya yuk kita simak saja uraian kami berikut ini:

Mukadimah

لسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهْ

الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ اَنْعَمَ عَلَيْنَا بِنِعْمَةِ الْاِيْمَانِ وَالْاِسْلَامِ وَهَدَىنَا عَلَى الدِّيْنِ الْاِسْلَامِ صَلَاةُ اللهِ وَسَلَامُهُ عَلَى خَيْرِ الْأَنَامِ وَءَالِهِ وَصَحْبِهَ اَجْمَعِيْنَ، أمَّا بَعْدُ

Kaum Muslimin muslimat Rahimakumullah, Segala Puji mbagi Allah Subhanahu wa Ta’ala yang wajib kita memuji-Nya. Dengan berbagai ni’mat dari Allah yang kita ni’mati selama ini mari kita senantiasa sedapat mungkin untuk mensyukurinya.

Sholawat dan Salam-Nya semoga tetap tercurah ke haribaan nabi agung Muhammad SAW, Semoga kita semua sebagai ummatnya kelak di hari kemudia akan mendapatkan syafa’atul-‘udzma beliau SAW Amiin.

Iman adalah keyakinan hati mempercayai dengan sesungguh hati tanpa ada rasa ragu sedikit pun. Oleh karena itu sebagai seorang muslim wajib mempunyai keyakinan hati dengan sungguh-sungguh tanpa ragu juga meyakini serta mempcayai tanpa ragu sedikitpun bahwa Allah itu ada, terdahulu, kekal,  berbeda dengan yang baru, berdidiri sendiri dan seterusnya sebagaimana tsertulis dalam sifat duapuluh.

Dalil Rukun Iman Dalam Al-Quran

Di dalam Al-quran banyakk disebutkan tentang iaman diantaranya adlah Firman Allah SWT dalam Surat An-Nisa ayat 136:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ ۚ وَمَنْ يَكْفُرْ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.”

Dalil Rukun Iman dalam Hadits

Dalam Hadits Arba’in diterangkan bahwa malaikat Jibril datang kepada Rasulullah SAW seraya bertanya:

قَالَ : أَخْبِرْنِيْ عَنِ الْإِيْمَانِ قَالَ ” أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِهِ ” قَالَ : صَدَّقْتَ

Artinay: Orang itu berkata lagi,” Beritahukan kepadaku tentang Iman” Rasulullah menjawab,”Engkau beriman kepada Alloh, kepada para Malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, kepada utusan-utusan Nya, kepada hari Kiamat dan kepada takdir yang baik maupun yang buruk” Orang tadi berkata,” Engkau benar” (HR Muslim)

Pengertian Rukun Iman

Menurut Al-Qur’an rukun iman adalah membenarkan dengan penuh keyakinan bahwa Allah SWT memiliki kitab-kitab yang diturunkan kepada hamba-hamba pilihan-Nya dengan kebenaran yang nyata dan petunjuk yang jelas. Rukun Iman adalah pilar utama yang harus dimiliki noleh setiap muslim.

Menurut bahasa iman berarti tashdiq (membenarkan). Sedangkan menurut istilah, iman adalah “keyakinan dalam hati, perkataan yang diucapkan oleh lisan, amalan dengan seluruh anggota badan, bertambah dengan melakukan ketaatan dan berkurang dengan maksiat.”

Dalam sebuah Hadits dikatakan:

الإِيْمَانُ أَنْ تُؤْمِنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ

Artinya: “Keimanan itu ialah kamu beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, Rasul-Rasul-Nya, hari akhir, dan kamu beriman kepada takdir baik dan buruk dari-Nya.” (HR. Musim)

Rukun Iman Dalam Fiqih

أَرْكَانُ اْلِإيْمَانِ سِتَّةٌ: أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ ، وَمَلَائِكَتِهِ، وَكُتُبِهِ ،وَرُسُلِهِ, وَبِالْيَوْمِ الْآخِرِ ، وَبِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ مِنَ اللهِ تعالى

Rukun Iman ada enam;

  1. Engkau mengimani Allah Ta’ala,
  2. Iman Malaikat-malaikatnya,
  3. Iman kepada kitab-kitab Allah ta’ala,
  4. Imana kepada Rasul-Rasul Allah Ta’ala,
  5. Iman kepada hari akhir
  6. Iman kepada Taqdir, baik dan buruknya taqdir dari Allah

1. Iman kepada Allah SWT

Rukun iman yang pertama adalah iman kepada Allah SWT. Yakni percaya dan meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT adalah Tuhan semesta alam, yang patut disembah oleh semua makhluk. Percaya dengan kekuasaan dan kebesaran-Nya, tentu sebagai orang yang beriman kiota harus melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Seseorang dapat dikatakan beriman kepada Allah SWT apabila dia mengimani 4 hal berikut:

  • Mengimani adanya Allah SWT.
  • Mengimani rububiah Allah, bahwa tidak ada yang meciptakan, menguasai, dan mengatur alam semesta kecuali hanyalah Allah SWT.
  • Mengimani uluhiyah Allah SWT, yakni tidak ada sembahan yang berhak disembah selain Allah SWT dan mengingkari semua sembahan selain Allah Azza Wajalla.
  • Mengimani nama dan sifat-sifat Allah dan Asma’ul Husna yakni yang Allah telah tetapkan untuk diri-Nya dan yang nabi-Nya tetapkan untuk Allah, dan menjauhi sikap memalingkan makna, menghilangkan makna, mempertanyakan, dan menyerupakanNya.

2. Iman Kepada Malaikat Allah SWT

Iman yang kedua adalah iman kepada malaikat Allah SWt, yakni percaya dan meyakini serta mengakui adanya malaikat-malaikat Allah. Jumlah malaikat sangatlah banyak, namun yang wajib kita imani ada 10 yakni: Jibril, Mikail, Israfil, Izrail, Munkar, Nakir, Raqib, Atid, Malik dan Ridwan.

3. Iman Kepada Kitab-Kitab Allah SWT

Percaya bahwa Allah SWT telah menurunkan kitab-kitab-Nya kepada Nabi dan Rasul sebagai petunjuk serta pedoman bagi hamba-hamba-Nya. Mengimani bahwa seluruh kitab Allah SWT adalah kalam atau ucapan yang merupakan sifat Allah SWT. Mengimani bahwa kitab suci yang diturunkan Allah SWT ada empat (4) yaitu:

  • Taurat
  • Zabur
  • Injil
  • Al-Qur’an

4. Iman Kepada Rasul-Rasul Allah SWT

Meyakini bahwa adanya rasul-rasul utusan allah SWT. Adapun nabi dan rasul yang harus diimani ada 25 nabi dan rasul. Mempercayai dan meyakini adanya utusan-utusan Allah SWT yakni dengan meneladani dan mengikuti ajaran-ajarannya.

5. Iman Kepada Hari Akhir

Yakni mempercayai dan meyakini bahwa hari akhir itu pasti ada, dan pasti akan terjadi. Sebagai seorang muslim yang beriman kita harus meyakini bahwa dunia ini hanyalah sementara. Sehingga kita harus mempersiapkan segala bentuk amal ibadah kita untuk bekal kita kelak di yaumul akhir.

6. Iman Kepada Qodho dan Qodar

Yakni mengimani atas segala hukum dan kepastian serta ketetapan-ketetapan Allah SWT dengan sepenuh hati, baik itu perkara baik maupun buruk, hidup dan mati, karena semua itu datangnya dari Allah SWT dan semua itu telah ditetapkan-Nya sejak zaman azali.

Demikianlah penjelasan mengenai Rukun Iman, Dalil, Urutan dan Penjelasannya Lengkap. Semoga dapat menambah wawasan kita. Terimakasih

بِاللهِ التَّوْفِيْقُ وَالْهِدَايَةُ و الرِّضَا وَالْعِنَايَةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهْ