Manfa’at Dzikir dan Keutamaannya  Bagian 2

Manfa’at Dzikir dan Keutamaannya  Bagian 2 – Pada kesempatan ini Duta Dakwah akan menerangkan tentang Manfa’at dzikir dan Keurtamaannya sebagaimana telah kita ketahui dalam beberapa hadits.

Manfa’at Dzikir dan Keutamaannya  Bagian 2

Untuk lebih jelasnya mari kita ikuti saja uaraiannya berikut ini:

Mukodimah

السّلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَ بِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، أَشْهَدُ أَنْ لاإِلهَ إِلا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا  عَبْدُهُ رَسُوْلُهُ اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ اٰلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ:  أَمَّا بَعْدُ

Puji dan Syukur senantiasa kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Sholawat dan Salam semoga tetap tercurah ke haribaan nabi agung Muhammad s.a.w.

Para pembaca yang dirahmati Allah, In Syaa Allah dalam pembahasan kali  ini Duta Dakwah  akan mejelaskan Manfa’at berdzikir dan menerangkan tentang Iman. Sebelum kami sampaikan tentang manfa’at dzikir, terlebih dulu kami sampaikan tentang iman, sebab jika imannya sudah mantap tentu dzikirnyapun akan lebih maksimal.

Definisi Iman

Iman itu arti percaya dan mempercayai dengan penuh yakin tanpa ada ragu sedikitpun. Akan tetapi iman itu tidak cukup hanya dengan sebatas yakin di dalam hati, kemudian berkata dengan lidah, jika hanya sampai di situ saja maka orang tersebut belum disbut “beriman” oleh karena itu yang semestinya suara hati yang diucapkan itu dibuktikan dengan prilakunya. Orang bisa disebut telah benar-benar beriman manakala ia hatinya telah meyakini dengan tidak ada keraguan sedikitpun sampai ketingkat ma’rifatnya hati, kemudian lisannya berikrar sesuai dengan suara hati, lalu ucapannya tersebut dibuktikan dengan amal nyata yang bisa dilihat oleh orang-orang beriman pada umumnya sebagaimana sabda Rasulullah s.a.w.:

قَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّـمَ : أَلْإِيمْاَنُ مَعْرِفَةٌ بِالْقَلْبِ وَقَوْلٌ بِاللِّسَانِ وَعَـمَلٌ بِاْلأَرْكَانِ. لباب/باب فضيلة الإيمان، صحيفة:  ١٣

Artinya: Sabda Nabi Sholallahu ‘alaihi wasallam “Iman itu adalah ma’ripat dengan hati, diucapkan oleh lisan, dan dikerjakan oleh anggota badan”. (Lababul-Hadits/Bab Iman Kitab Kuning/hl.13)

Manfa’at Dzikir

Berdzikir itu sangat banyak sekali manfa’at dan keutamaannya, diantaranya adalah sebagai berikut:

Imam Bukhori meriwayatkan

قَالَ الْفَاكِهَانِى اَنَّ مُلاَزِمَةَ ذِكْرِهَا عِنْدَ دُخُوْلِ الْمَنْزِلِ تُنْفِى الْفَقْرَ وَقَدْ وَرَدَ أَنَّ مَنْ قَالَ لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ وَمَدَهَا هَدَمَتْ لَهُ اَرْبَعَةُ آَلاَفِ ذَنْبٍ مِنَ الْكَبَآئِرِ قَالُوْا يَارَسُوْلَ اللهِ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ  شَيْئٌ لَهُ مِنَ الْكَبَآئِرِ ؟ قَالَ يَغْفِرُ لِأَهْلِهِ وَلِجِرَانِهِ.  رواه البخاري (تنقيح القول. فضيلة ذكر.صحيفة: ۹

Artinya: Al-Fakihaniy berkata; Sesungguhnya berdzikir dengan kalimat لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ secara rutin  ketika masuk ke suatu tempat, hal itu dapat menghilangkan fakir. Dan telah berlaku Bahwa sesunguhnya orang yang sudah mengamalkan kalimat dzikir لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ   dan mengamalkannya secara rutin maka telah hancur baginya sebanyak empat ribu (4.000) dari dosa-dosa besar. Lalu Para sohabat bertanya; Ya Rosulallah, kalau dia itu tidak mempunyai sesuatu dari dosa besar? Rosulullah beliau menjawab: Allah akan mengampuni dosa keluarganya dan dosa tetangganya. {Hadits Riwayat Imam Bukhori, kutpan dari Buku Risalah Fadilah Dzikir Karya Asmawi dan dinukil dari kitab kuning Tangqihul-qaul hal. 9}

Dzikir Dapat Menolak 99 Pintu Bala

Diantara manfa’at dan keutamaan berdzikir adalah bisa menjadi tolak bala, sebagaimana keterang berikut:

وَأَخْرَجَ اِبْنُ عَسَاكِرْ عَنْ اِبْنِ عَبَّاسٍ قَالَ،   قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهِ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ  اِنَّ قَوْلَ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ تَدْفَعُ عَنْ قَائِلِهَا تِسْعَةَ وَتِسْعِيْنَ بَابًا مَنَ الْبَلاَءِ اَدْنَاهَا اَلْهَمُّ وَقَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنَ قَالَ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ خَرَجَ مِنْ فِيْهِ طَائِرٌ أَخْضَرَ لَهُ جَنَاحَانِ أَبْيَاضَانِ مُكَلَلاَنِ بِالدُّرِ وَالْيَقُوْةِ يَصْعُدُ اِلَى السَّمَآءِ  فَيَسْمَعُ لَهُ دَوِيٌّ تَحْتَ الْعَرْشِ كَدَوِيِ النَّحْلِ فَيُقَالُ لَهُ اُسْكُنْ فَيَقُوْلُ لاَ حَتَّى تَغْفِرَ لِصَاحِبِيْ فَيَغْفِرُ لِقَائِلِهَاثُمَّ يُجْعَلُ بَعْدَ ذَلِكَ لِلطَّائِرِ سَبْعُوْنَ لِسَانًا  تَسْتَغْفِرُ لِصَاحِبِهِ اِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ  فَإِذَا كَانَ يَوْمُ الْقِيَامَةِ جَآءَ ذَلِكَ الطَّآئِرُ يَكُوْنُ قَائِدُهُ وَدَلِيْلُهُ اِلَى الْجَنَّةِ .

Artinya: Dan Ibnu ’Asakir beliau telah mengeluarkan dari  Ibnu ‘Abas, beliau berkata: Rosulullah, SAW, bersabda; Sesungguhnya ucapan kalimat  لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ  itu dapat menolak sembilan puluh sembilan pintu balak (99 pintu mara bahaya) dari orang yang mengucapkannya serendah-rendahnya adalah pintu bingung. Dan Beliau, SAW bersabda ; Barang siapa yang mengucapkan لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ maka keluar dari mulut pengucap seekor burung yang hijau, burung itu terdapat dua sayap berwarna putih disulam dengan intan dur dan intan yakut, dia terbang naik kelangit, maka terdengar bagiNya suara gemuruh dibawah ‘arasy seperti gemuruhnya lebah, maka dikatakan baginya, diam kamu. Maka dia menjawab; tidak, sehingga Engkau mengampuni kepada pemilikku. Maka Allah terus mangampuni kepada dosa yang mengucapkan : لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ   . Kemudian setelah itu dijadikan buat burung itu sebanyak 70 lisan, lisan burung itu ber istighfar/memohonkan ampunan untuk pemiliknya sampai hari kiamat .Tatkala hari kiamat telah tiba, maka datanglah burung tersebut seraya menuntun pemiliknya dan menunjukkannya ke syurga. (dikutip dari kitab Tankihul-Qaul al-Hatsits, halaman: 9)

Zakatnya Badan adalah Dzikir

وَقَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اَدُ وْا زَكَاتِ أَبْدَانِكُمْ بِقَوْلِ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ،  تنقيح القول، صحيفة: ۹

Artinya: Nabi SAW. Bersabda: Tunaikanlah zakat badan kalian dengan mengucapkan kalimat :لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ . (dikutip dari kitab Tankihul-Qaul al-Hatsits, halaman: 9)

Maksud dari keterangan hadits tersebutu menurut pendapat kami adalah: “Bahwasanya Rosulullah s.a.w. beliau memerintahkan kepada ummatnya agar selalu memebersihkan  badannya dengan mengucapkan kalimat: “لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ” .

Pahala Orang yang Ikhlas Berdzikir

Sabda Nabi SAW :

وَقَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَالَ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ مِنْ غَيْرِ عَجَبٍ طَارَ بِهَا طَائِرُ تَحْتَ الْعَرْشِ يُسَبِّحُ مَعَ الْمُسَبِّحِيْنَ اِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَيُكْتَبُ لَهُ ثَوَابُهُ . تنقيح القول، صحيفة:  ۱۰

Artinya: Nabi SAW beliau bersabda;  Barang siapa yang mengucapakan: لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ  dengan tidak disertai ta’ajub (keheran-heranan) maka terbang burung di bawah ‘arasy, seraya bertasbih bersama mereka yang bertasbih sampai hari kiamat, dan pahala tasbihnya itu dicatat untuk yang mengucapkan kalimat لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ (kutipan dari Syarah Lababul-hadits, halaman:10)

Sabda Nabi SAW:

مَنْ قَالَ لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ خَالِصًا مُخْلِصًا دَخَلَ الْجَنَّةَ،  تنقيح القول صحيفة: ۱۰

Artinya: Barang siapa yang sudah mengucapkan  لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ dengan disertai hati yang bersih dan ikhlas, maka dia masuk syurga. (dikutip dari kitab Tankihul-Qaul al-Hatsits, halaman: 10)

Manfa’at Dzikir dan Keutamaannya  Bagian 2
Manfa’at Dzikir dan Keutamaannya  Bagian 2

14 Manfa’at Dzikir

Uraian dia atas dapat difahami dan dapat disimpulakan sedikitnya ada 11 manfa’at:

  1. Berdzikir akan memperkuat Iman kepada Allah.
  2. Dengan rutinnya berdzikir akan menambah keteguhan hati, lisan dan prilaku, sebagaimana definisi iman
  3. Hatinya akan ma’rifat.
  4. Lisan akn selalu basah dengan dzikir.
  5. Seluruh Anggota Tubuh akan berbuat sesuai syari’at.
  6. Dengan merutinkan dzikir itu akan menghilangkan kefakiran.
  7. Berdzikir secara rutin bisa menghapus dosa-dosa besar.
  8. Berdzikir secara rutin bisa menghapus dosa keluarganya jika memang dia sudah tidak ada dosa.
  9. Berdzikir secara rutin bisa menghapus dosa tetngganya bila keluarganya sudah tak berdosa.
  10. Orang yang berdzikir bisa monolak 99 pintu bala .
  11. Setiap ucapan Kalimat Dzikir La ilaha illa llah. akan keluar burung hijau dari mulutnya terbang ke langit lalu ia berterbangan di bawah arasy memintakan ampunan kepada Allah SWT.
  12. Orang yang berdzikir dengan ucapan: La ilaha illa llah nanti pada hari Kiamat akan ditkawal oleh burung yang terciptakan karena fadhilah dzikir.
  13. Orang yang berdzikir dengan kalimat: La ilaha illa llah badannya akan suci dari dosa karena telah dizakati oleh ucapan kalimat: La ilaha illa llah
  14. Orang yang berdzikir, yang benar-benar ikhlash tidak ada ujub atau ria maka terbang burung di bawah ‘arasy, seraya bertasbih bersama para Malaikat yang bertasbih sampai hari kiamat, lalu pahala tasbihnya itu dicatat dan diperuntukan buatnya.

Demikian ulasan tentang Manfa’at Dzikir dan Keutamaannya  Bagian 2 – Semoga dapat memberikan manfaat dan tambahan ilmu pengetahuan untuk kita semua. Terimakasih atas kunjungannya.