√ Konsep Pembangunan Dari Perspektif Islam

Posted on

Konsep Pembangunan Dari Perspektif Islam Pembangunan dalam pandangan islam, kali ini Duta Dakwah akan menuliskan Materi Khutbah Jum’ata dengan Tema: Konsep Pembangunan, yang mana tentunya harus berlandaskan kepada orientasi nilai kebajikan

Konsep Pembangunan Dari Perspektif Islam

Pembangunan dari persepetif islanm boleh dita’rifkan sebagai menerima pembangunan asing yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat akan tetapai perlu juga menolak segala bentuk yang berbahaya berdasarkan pada nilai-nilai Islam. Dan untuk lebih jelasnya silahkan baca saja pada materi khutbah setelah mukadimah ini.

Mukodimah

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهْ

الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ خَلَقَ الْإِنسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ وَ هَدَىنَا عَلَى الدِّيْنِ الْاِسْلَامِ الْقَوِيْمِ وَجَعَلَ اللهُ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسَةَ عِمَادَ الدِّيْنِ، صَلَاةُ اللهِ وَسَلَامُهُ عَلَى خَيْرِ الْأَنَامِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَءَالِهِ وَصَحْبِهَ اَجْمَعِيْنَ، أمَّا بَعْدُ

Materi Khutbah Pertama

KONSEP PEMBANGUNAN DARI PERSPEKTIF ISLAM

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهْ

Loading...

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، الَّذِيْ نَهَى عَلَيْنَا بِأَنْ نَأْذِيَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوا ،  أَشْهَدُ أَنْ لاإِلهَ إِلا اللهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَّسُوْلُ اللهِ لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ. اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلىَ النَّبِيِّ الْكَرِيْمِ وَالرَّسُوْلِ الْعَظِيْمِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَأَصْحَابِهِ اَجْمَعِيْنَ (أَمَّا بَعْدُ) فَيَا عِبَادَ اللهِ ! أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَىْ اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ وَأَحُثُّكُمْ وَنَفْسِيْ عَلَى طَاعَةِ اللهِ فِيْ كُلِّ وَقْتِ لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ *﯁

قال الله تعالى: وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ وَقال الله تعالى: وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ، وَقال الله تعالى: وَٱذْكُرِ ٱسْمَ رَبِّكَ وَتَبَتَّلْ إِلَيْهِ تَبْتِيلًا

وَقال الله تعالى: فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ. وَقال الله تعالى: وَمَا تُقَدِّمُوا لِأَنْفُسِكُمْ مِنْ خَيْرٍ تَجِدُوهُ عِنْدَ اللَّهِ هُوَ خَيْرًا وَأَعْظَمَ أَجْرًا ۚ وَاسْتَغْفِرُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

وَعن أبي هريرة رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قال: قال رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم: الْمُؤْمِنُ القَوِيُّ، خَيْرٌ وَأَحَبُّ إلى اللهِ مِنَ المُؤْمِنِ الضَّعِيفِ، وفي كُلٍّ خَيْرٌ احْرِصْ علَى ما يَنْفَعُكَ، وَاسْتَعِنْ باللَّهِ وَلَا تَعْجَزْ، وإنْ أَصَابَكَ شيءٌ، فلا تَقُلْ لو أَنِّي فَعَلْتُ كانَ كَذَا وَكَذَا، وَلَكِنْ قُلْ قَدَرُ اللهِ وَما شَاءَ فَعَلَ، فإنَّ لو تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ، رَوَاهُ مُسْلِمٌ

Ma’asyirol muslimin jama’ah jum’at rohimakumullah. Marilah kita senantiasa bertaqwa kepada Alla SWT dengan sebenar-benarnya taqwa yaitu dengan cara mejalankan perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya.

Baca Juga :  √ Khutbah Jum’at; Yaqin dan Tawakkal

Khutbah jum’at kali ini kami sampaikan tentang: “KONSEP PEMBANGUNAN DARI PERSPEKTIF ISLAM”

Firman Allah SWT sebagaimana yang sudah saya bacakan diatas yang artinya wallahu ‘alam bimurodihi

” Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (QS. al-Ankabut: 69)

Firman-Nya lagi: ” dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal).” (QS. al-Hijr: 99)

Firman-Nya lagi: “Sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadatlah kepada-Nya dengan penuh ketekunan,” (QS. al-Muzzammil: 8)

Firman-Nya lagi: ” Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya”  (QS. az-Zalzalah: 7)

Juga Allah berfirman: ” Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah. sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ” (QS. al-Muzzammil: 20)

Kemudian Dari Abu Hurairah r.a. katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Orang mukmin yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada orang mu’min yang lemah. Namun keduanya itu pun sama memperoleh kebaikan.

Berlomba-lombalah untuk memperoleh apa saja yang memberikan manfaat padamu dan mohonlah pertolongan kepada Allah dan janganlah merasa lemah. Jikalau engkau terkena oleh sesuatu mushibah, maka janganlah engkau berkata: “Andaikata saya mengerjakan begini, tentu akan menjadi begini dan begitu.” Tetapi berkatalah: “Ini adalah takdir Allah dan apa saja yang dikehendaki oleh-Nya tentu Dia melaksanakannya,” sebab sesungguhnya ucapan “andaikata” itu membuka pintu godaan syetan.” (HR Muslim)

Hadirin sidang jama’ah jum’at Rahimakumullah, Beberapa keterangan di atas memberikan pengertian kepada kita, bahwa kita harus tetap semangat tidak boleh lemah untuk senatiasa berjuang dalam segala aspek kehidupan, dan senantiasa membangun untuk kepentingan ummat manusia, baik pembangunan mental maupun spiritual.

Pembangunan biasanya akan dikaitkan dengan pertumbuhan ekonomi, modernisasi, insdustrialisasi dan hak-hak asasi.

Definisi Pembangunan Islam

Boleh dita’rifkan sebagai menerima pembangunan asing, barat dan timur yang boleh dimanfaatkan oleh masyarakat dan menolak apa-apa yang berbahaya berdasarkan pada nilai-nilai Islam.

 “Pembangunan dalam Islam adalah berlandaskan kepada orientasi nilai dengan perhatian untuk meningkatkan kebajikan umat islam dari semua aspek (moral, kebendaan dan kerohanian) untuk mencapai keselamatan dan kedamaian hidup di dunia dan di akhirat.

definisi pembangunan: mewujudkan kehidupan yang damai dan sejahtera kepada manusia, yaitu kehidupan yang memenuhi keperluan rohani dan jasmani manusia.

Baca Juga :  Contoh Khutbah Jumat Tentang Cara Muhasabah Diri

Konsep pembangunan Islam ialah :

  1. Pembangunan adalah bagian daripada Islam itu sendiri.
  2. Pembangunan dalam Islam adalah upaya bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat keseluruhan
  3. Pembangunan haruslah mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat secara keseluruhan dari segi lahir dan batin.

Manusia pemakmur bumi, semua makhluk untuk manusia dan manusia untuk Khaliq.

Fokus utama pembangunan Islam adalah pembangunan insaniah yaitu manusia itu sendiri.

Pembangunan dalam Islam mestinya dijalankan dengan dua tahap:

  1. Pembangunan Kerohanian.

Membangun rohani adalah hal yang paling mendasar dalam Islam. Karena akal dan jiwa manusia itu perlu dibangun terlebih dahulu.

Tumpuan utama pendekatan Islam adalah ke kejiwaan, moral dan etika-etika pembangunan.

  1. Pembangunan Fisik.

Pembangunan fisik adalah membangun ekonomi, infrastruktur dan sebagainya.

ada tiga tahap keperluan: Dharuriyyat, atau atau disebut dengan kebutuhan primer. Hajiyyat ialah kebutuhan-kebutuhan sekunder dan Al-tahsiniyyat adalah (tersier) yaitu semua keperluan dan perlindungan yang diperlukan agar kehidupan menjadi nyaman dan lebih nyaman lagi.

Kekuatan untuk umat Islam

Kekuatan untuk umat Islam yang perlu diperhatikan ialah:

       1) Kekuatan aqidah

       2) Kekuatan ilmu

       3) Kekuatan budipekerti

       4) Kekuatan ekonomi

       5) Kekuatan ikatan masyarakat

       6) Kekuatan jihad

Pembangunan adalah mewujudkan kehidupan yang damai atau sejahtera bagi manusia.

Kehidupan yang damai dan sejahtera bagi manusia adalah kehidupan yang memenuhi keperluan atau hajat manusia.  Infrasrtukur yang diperlukan dalam kehidupan manusia menjadikan mereka hidup senang dan damai.

Islam mementingkan pembangunan material dan pembangunan spiritual/kerohanian–menyediakan suasana yang bisa membentuk akal yang sejahtera dan iman yang teguh kepada Allah SWT di samping mewujudkan keadaan yang menjamin keamanan dan kebebasan dari rasa takut.

Kekayaan negara dari segi kebendaan tidak menjamin keselarasan hidup jika tidak disertai dengan ketinggian moral dan akhlak.

Asas ketenteraman diri manusia ialah tidak adanya kedzaliman, bebas dari perasaan takut dan tekanan jiwa, kebebasan berfikir dan berpendapat.

Manusia tidak merasa selaras dan aman meskipun dalam keadaan kaya apabila dalam masyarakat terdapat anggota yang hilang moral, terdapat perasaan saling membenci, permusuhan, tamak, kedzaliman dan sebagainya.

Jama’ah Jum’at Rahimakumullah Demikian khutbah yang dapat kami sampaikan mudah-mudahan bermanfa’at dan diridhoi Allah SWT.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِيْ الْقُرْأَنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِيْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْأَيَةِ وَذِكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمِ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ فَاسْتَغْفِرُوُهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمِ

Konsep Pembangunan Dari Perspektif Islam
Konsep Pembangunan Dari Perspektif Islam

Khutbah kedua

الحَمْدُ للهِ مُؤَيِّدِ الصَّابِرِيْنَ بِعَزِيْزِ نَصْرِهِ، وَمُيَسِّرِ الشَّاكِرِيْنَ لِحَمِيْدِ شُكْرِهِ، وَمُوَفِّقِ الْمُخْتَارِيْنَ لِلْقِيَامِ بِأَمْرِهِ، أَحْمَدُهُ عَلَى مَا أَنْعَمَ، وَأَسْلَمَ لِأَمْرِهِ فِيْمَا حَكَمَ وَأَبْرَمَ، أَشْهَدُ أَنْ لَاإِلهَ إِلا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ،  وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ   اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ *  …أَمَّا بَعْدُ….. فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ ! اتَّقُوْا اللهَ  حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوُتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ، إِنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ، وَثَنَّى بِمَلَائِكَتِهِ وَأَيَّدَ بِالْمُؤْمِنِيْنَ مِنْ عِبَادِهِ، فَقَالَ عَزَّ مِنْ قَائِلٍ : إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيْ يَاأَيُّهَا الَّذِيْنَ أَمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا : اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ سَيِّدِ الْمُرْسَلِيْنَ وَأَنْبِيَائِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلَائِكَتِكَ الْمُقَرَّبِيْنَ وَأَهْلِ طَاعَتِكَ أَجْمَعِيْنَ :  اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ اِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَاتِ.  اَللَّهُمَّ انْصُرْنَا فَاِنَّكَ خَيْرُ النَّاصِرِيْنَ وَافْتَحْ لَنَا فَاِنَّكَ خَيْرُ الْفَاتِحِيْنَ وَاغْفِرْ لَنَا فَاِنَّكَ خَيْرُ الْغَافِرِيْنَ وَارْحَمْنَا فَاِنَّكَ خَيْرُ الرَّاحِمِيْنَ، وَارْزُقْنَا فَاِنَّكَ خَيْرُ الرَّازِقِيْنَ وَاهْدِنَا وَنَجِّنَا مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِيْنَ وَالْكَافِرِيْنَ. اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ لَنَا دِيْنَناَ الَّذِى هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِنَا وَأَصْلِحْ لَنَا دُنْيَانَا الَّتِى فِيْهَا مَعَاشُنَا وَأَصْلِحْ لَنَا آخِرَتَنَا الَّتِى فِيْهَا مَعَادُنَا وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لَنَا فِى كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لَنَا مِنْ كُلِّ شرٍّ  اَللَّهُمَّ اِنِّى أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لاَ يَنْفَعُ  وَمِنْ قَلْبٍ لاَ يَخْشَعُ وَمِنْ نَفْسٍ لاَ تَسْبَعُ وَمِنْ دُعَاءٍ لاَيُسْمَعُ رَبَّنَا ءَاتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

عِبَادَ الله! اِنَّ الله يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَ الْإِحْسَانِ وَ اِيْتَاءِ ذِى الْقُرْبَى وَ يَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَ الْمُنْكَرِ وَ الْبَغْىِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَّكَّرُوْنَ فَاذْكُرُوْا الله الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَ اشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَ لَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرُ وَ اللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ

Demikian Materi Khutbah Juma’at Menmgenai Konsep Pembangunan Dari Perspektif Islam – Mudah-mudahan  Materi Khutbah ini bermanfaat untuk kita semua. Jika dalam meteri khutbah ini banyak hal yang kurang tepat dan tidak sesuai dengan nurani Khotib, maka abaikan saja materi ini. Terima kasih atas kunjungannya dan mohon ma’af atas segala khilaf, Ghofarollahu liy wa lakum.

Baca Juga :  √ Khutbah Jum’at: Berusaha Khusyuk Dalam Sholat

بِاللهِ التَّوْفِيْقُ وَالْهِدَايَةُ و الرِّضَا وَالْعِنَايَةُ ثُمَّ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهْ