√ Kisah Nabi Ayub As dan Godaan Iblis Terhadap Nabi Ayub

Posted on

Kisah Nabi Ayub As Dan Godaan Iblis Terhadap Nabi Ayub – Pada kesempatan kali ini Duta Dakwah akan menceritakan tentang kisah Nabi Ayub As. Yang mana dalam pembahasan kali ini akan menjelaskan Kesabaran Nabi Ayub As dalam menghadapi segala cobaan dari ummatnya. Lebih-lebih godaan iblis untuk menjerumuskan Nabi Ayub ke jalan yang sesat. Untuk lebih jelasnya mari simak artikel di bawah ini.

Kisah Nabi Ayub As Dan Godaan Iblis Terhadap Nabi Ayub

Nabi Ayub AS adalah utusan Allah yang kedua belas dan masih memiliki garis keturunan dengan Nabi Ibrahim AS. Beliau pun dianugerahi oleh Allah SWT kekayaan yang melimpah ruah sekaligus istri-istri dan anak-anak yang sholih dan sholihah. Seiring berjalanya waktu kisah Nabi Ayub AS berubah menjadi drastis, kisah duka yang membuat Nabi Ayub As ditinggalkan oleh orang-orang tercinta.

Pada saat itu, Nabi Ayub AS mendapatkan musibah secara terus menerus. Hal ini pun bermula dari iblis yang iri dengan Nabi Ayub yang selalu di sanjung dan di puji atas ketaatan dan kesabaran beliau. Kemudian iblis dan bala tentaranya meminta izin kepada Allah untuk menguji keimanan sang nabi dengan berbagai cobaan.

Meski demikian, Nabi Ayub AS tetap bersabar dalam menjalani senuanya, karena Nabi Ayub selalu berbaik sangka pada kehendak Allah SWT. Sampai suatu saat, ketika beliau mendapatkan cobaan yang begitu berat berupa penyakit kulit yang sulit untuk disembuhkan. Keadaan itulah yang  membuat Nabi Ayub AS ditinggalkan oleh keluarga dan orang-orang sekitar.

Baca Juga :  √ Sejarah Walisongo dan Nama-Nama Walisongo (Bahasan Lengkap)

Sekilas tentang Nabi Ayub AS

Nabi Ayub AS adalah putra dari Aish bin Ishak bin Ibrahim. Pada Tahun 1500 SM, kaum amoria dan bani israil adalah tujuan utama Nabi Ayub As untuk menyebarkan agama allah.

Nabi Ayub As adalah sosok pribadi yang sabar, taat beribadah, dan gemar berbuat kebaikan. Bahkan, beliau disebut sebagai nabi yang paling sabar dalam menghadapi segala cobaan yang ada.

Loading...

Nabi Ayub AS dianugerahi Allah SWT kekayaan yang melimpah ruah, seperti mempunyai rumah yang megah, hewan ternak yang banyak, lahan pertanian yang besar, dan lain sebaginya.

Meskipun begitu, Nabi Ayup tetap bersikap rendah hati dan selalu taat atas perintah dan larangan dari Allah. Karena ketaatan dan keikhlasan beliau dalam beribadah kepada Allah membuat para malaikat di langit kagum dengan Nabi Ayub As dan memuji beliau.

Kisah Iblis yang Ingin Menjerumuskan Nabi Ayub AS

Karena Pujian malaikat di langit terhadap sifat Nabi Ayub AS membuat  iblis dan bala tentaranya iri. Dia pun ingin menjerumuskan Nabi Ayub agar menjadi hamba yang sesat dan durhaka kepada Allah SWT. Namun, segala upaya iblis dan bala tentaranya tak membuahkan hasil, keimanan dan ketakwaan Nabi Ayub pun tetap tak tergoyahkan.

Walupun demikian, iblis tak ada kata menyerah. Iblispun lantas menghadap kepada Allah untuk meminta izin agar bisa menggoda keimanan Nabi Ayub AS. Iblispun berkata, “Wahai Allah, sesungguhnya Nabi Ayub yang senantiasa patuh dan berbakti menyembah-Mu, tidak lain hanyalah karena takut kehilangan kenikmatan yang telah Engkau berikan kepadanya.”

Iblis pun mengatakan bahwa semua ibadah yang dilakukan Nabi Ayub AS tak dilandasi dengan keikhlasan dan cinta pada Allah SWT. Seandainya Nabi Ayub As kehilangan semua harta bendanya, istri-istrinya, dan anak-anaknya, kemungkinan beliau akan ingkar dan berpaling dari-Nya.

Baca Juga :  √ Kisah Nabi Ibrahim As Di Bakar Hidup-Hidup Oleh Raja Namrud

Kemudian Allah berfirman pada iblis, “Wahai iblis, sesungguhnya Ayub adalah hamba-Ku yang sangat taat ku, dia seorang mukmin sejati. Setiap apa yang ia lakukan semata-mata hanya untuk mendekatkan diri kepada-Ku. Iman dan ketakwaanya tak akan goyah oleh cobaan duniawi. Karena cintanya kepada-Ku dan kebijakanya tidak akan berkurang sedikitpun walau dirinya ditimpa musibah apa pun.

Karena ia yakin bahwa apa-apa yang dimilikinya adalah pemberian-Ku yang sewaktu-waktu dapat ku ambil kembali atau menjadikannya berlipat ganda. Dia bersih dari segala tuduhan yang kamu utarakan, karena engkau tidak akan rela melihat hamba-hamba-Ku, dan anak cucu Adam berada di jalan yang lurus.”

Namun yang namanya iblis terus saja memohon kepada Allah, dan akhirnya Allah SWT mengizinkan iblis untuk menguji ketabahan hati dan keimanan Nabi Ayub AS. Kemudian iblis dan bala tentaranya pun bersiap-siap dan mengatur strategi demi keberhasilan iblis untuk mengobahkan keimanan Nabi Ayub As.

Kisah Nabi Ayub As Dan Godaan Iblis Terhadap Nabi Ayub

Kisah Nabi Ayub AS Mendapat Bermacam Godaan dari Iblis

Setelah di beri izin oleh allah SWT, iblis pun memberikan cobaan yang pertama kepada Nabi Ayub, dengan melalui para pekerja Nabi Ayub AS yang membinasakan semua hewan ternaknya. Tak puas dengan semua itu, mereka pun membakar lahan pertanian  Nabi Ayup dan lumbung-lumbung gandum hingga tidak ada yang tersisa sedikitpun.

Setelah semuanya habis, iblis mengira jika Nabi Ayub AS akan terpuruk dan dan mengeluh akan ketentuan yang di berikan Allah SWT kepada Nabi Ayub AS. Akan tetapi malah sebaliknya, iblis pun harus menelan pil kekecewaan dan marah ketika mengetahui beliau tetap taat dan berbaik sangka kepada Allah. Nabi Ayub pun menyerahkan segala urusanya kepada Sang Pencipta karena itu semua hanyalah titipan yang si berikan kepada Nabi Ayub, dan sewaktu-waktu dapat diambil lagi oleh Allah.

Baca Juga :  Pembaruan Ajaran Agama Di Saat Era Jahiliyah

Namun Bukan iblis namanya kalau langsung menyerah dan putus asa. Iblis dan pasukannya punkembali menguji keimanan Nabi Ayub AS dengan cara lain, dengan menggoyang-goyangkan rumah mewah yang dihuni oleh istri dan  anak-anak Nabi Ayub. Dan akhirnya Bangunan itu pun roboh hingga rata, dan mengakibatkan semua keluarga Nabi Ayub pun meninggal dunia.

Karena iblis tahu jika Nabi Ayub AS sangat menyayangi dan mencintai keluarganya, sehingga iblis berfikir Nabi Ayub akan marah dan bersedih karena kejadia tersebut. Namun sayang , dugaan iblis pun jauh dari yang di harapkan. Memang Nabi Ayub bersedih dan menangisi kematian buah keluarganya, akan tetapi semua itu tak sampai membuat beliau ingkar dan berhenti bersyukur.

Beliau Nabi Ayub As tetap bebaik sangka kepada Allah SWT, bahwa musibah yang menimpa keluarganya adalah bagian dari ketentuan Allah. Jika Allah sudah berkehendak, maka tak ada satu pun yang bisa menghentikanya. Dan masih banyak lagi cobaan yang menimpa Nabi Ayub AS, dan pada akhirnya iblispun menyerah.

Demikianlah mengenai Kisah Nabi Ayub As Dan Godaan Iblis Terhadap Nabi Ayub semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan kita.