Husnul Khotimah : Sebab Suul Khotimah, Doa Arab & Indonesia

Husnul Khotimah : Sebab Suul Khotimah, Doa Arab & Indonesia – Setiap insan pasti memiliki hati yang tak ubahnya seperti angin, ia akan terus berubah-ubah. Begitu pula dengan iman nya seseorang, bahkan pernah dikatakan bahwasanya iman seseorang itu terkadang naik dan terkadang turun, dan juga terkadang kita dapat mengalahkan hawa nafsu, namun terkadang juga kita dapat dikalahkan oleh hawa nafsu.

Husnul Khotimah : Sebab Suul Khotimah, Doa Arab & Indonesia

Setiap manusia pasti menginginkan husnul khotimah, seperti kalian ketahui bahwa segala sesuatu itu dilihat dari penutup tau akhirnya. Nah oleh karena itu, pada kesempatan kali ini Dutadakwah akan memberikan penjelasan mengenai doa memohon husnul khotimah. Untuk itu langsung saja kita simak penjelasannya sebagai berikut:

Apa itu Husnul Khotimah?

Sebelum kita membahas pada inti dari pembahasan ini, terlebih dahulu kita bahas penjelasan mengenai apa itu husnul khotimah. Husnul berasal dari kata “Hasan” yang berarti “baik”, sedangkan Khotimah berarti “akhir” maksudnya adalah akhir hidupnya. Sehingga Husnul Khotimah berarti meninggal atau menutup akhir hidupnya dengan keadaan yang terbaik.

Tentu kita sebagai umat muslim menginginkan tutup usia dalam keadaan baik dipenghujunnya.

قال السيوطي: قال بعض العلماء الأسباب المقتضية لسوء الخاتمة والعياذ بالله أربعة: التهاون بالصلاة وشرب الخمروعقوق الوالدين وأذى المسلمين

Ada beberapa penyebab seseorang tersebut meninggal dalam keadaan Su-ul khotimah atau meninggal dalam keadaan dihinakan, menurut Imam Suyuthi, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Menyepelekan sholat

2. Durhaka kepada kedua orang tua

3. Minum minuman khamr atau yang memabukkan

4. Menyakiti sesama saudara seiman.

Doa Husnul Khotimah

Untuk memperoleh husnul khotimah tentu setiap muslim perlu melakukan usaha dan ikhtiar, selain melakukan apa saja yang Allah perintahkan dengan ikhlas dan menjauhi segala larangannya, kita juga patut untuk senantiasa berdo’a kepada Allah SWT. Kita sebagai umat Islam tidak boleh angkuh, merasa dirinya sudah taat ibadah, dan menyepelekan orang-orang, karena segala ketentuan dan takdir itu ada di tangan Allah SWT. Oleh karena itu berdo’a adalah salah satu usaha yang membawa kita kepada husnul khotimah, InsyaAllah.

Berikut ini adalah macam-macam do’a agar husnul khotimah yang dapat digunakan sehari-hari atau sehabis sholat.

1. Do’a Pertama Agar Husnul Khotimah

فَاطِرَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ أَنتَ وَلِىِّۦ فِى ٱلدُّنْيَا وَفِيْ الْأَخِرَةِ ۖ تَوَفَّنِى مُسْلِمًا وَأَلْحِقْنِى بِٱلصَّٰلِحِينَ

“Fatirās-samāwāti wal-ard, anta waliyyi fid-dun-ya wal-akhirah, tawaffani muslimaw wa āl-hiqni bis-saalihiin.”

“Ya Allah, Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang shaleh.” (QS. Yusuf ayat 101).

Doa diatas merupakan doa yang dipanjatkan oleh nabi Yusuf a.s. Beliau selalu berdo’a kepada Allah dan memohon perlindungan, sehingga semakin hari keimanan nabi Yusuf semakin besar, hingga Allah menganugerahkan Beliau dengan kemuliaan.

Kita dapat mengambil pelajaran, bahwasanya seberat apapun ujian yang datang dari Allah SWT jangan sampai membuat kita jauh dari Allah SWT. Jadikanlah Allah sebagai penolong dalam segala masalah.  Sehingga kita dapat terjaga dan selalu dalam lindungan Allah dunia akhirat.

2. Do’a Kedua Memohon Husnul Khotimah

اَللّهُمَّ اخْتِمْ لَنَا بِاْلاِسْلاَمِ وَاخْتِمْ لَنَا بِاْلاِيْمَانِ وَاخْتِمْ لَنَا بِحُسْنِ الْخَاتِمَة

“Allahummakhtim Lanaa Bil Islaami Wakhtim Lanaa bil Iimaani Wakhtim Lanaa bi Husnil Khootimati.”

Artinya: “Ya Allah, akhirilah hidup kami dengan Islam, akhirilah hidup kami dengan membawa iman dan akhirilah hidup kami dengan husnul khotimah.”

Kita harus selalu meminta kepada Allah SWT agar selalu mendapat pertolongan dan perlindungan agar ditetapkan iman islamnya hingga kita kembali kepadaNya.

3. Do’a Ketiga Agar Husnul Khotimah

اَللهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ عُمْرِىْ وَخَيْرَ عَمَلِىْ خَوَاتِمَهُ وَخَيْرَ اَيَّامِىْ يَوْمَ لِقَآئِكَ

“Allaahummaj’al Khoiro Umrii wa Amalii Khowaa Timahu wa Khoiro Ayyaamii Yauma Liqooika”.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah sebaik-baiknya umurku hingga ajal (menjemput) diriku, dan jadikanlah sebaik-baiknya perbuatanku hingga kesudahannya, dan sebaik-baiknya masaku hingga berjumpa dengan-Mu.”

Setan akan selalu menggoda kita sebagai umat manusia, bahkan hingga akhir hayat kita akan selalu digoda oleh syeitan, tentu ada Allah SWT sebagai tempat berlindung agar dijauhkan dan selalu dijaga olehNya, hingga Allah SWT memberikan kemudahan kepada kita semua saat kita menghadapi sakratul maut dan mendapatkan husnul khotimah, insyaAllah aamiin. Maka perbanyaklah do’a.

4. Do’a Keempat Agar Husnul Khotimah

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ عُمْرِي آخِرَهُ، وَخَيْرَ عَمَلِي خَوَاتِيمَهُ، وَخَيْرَ أَيَّامِي يَوْمَ أَلْقَاكَ فِيهِ

“Allahummaj’al Khoiro ‘Umrii Aakhirohu, Wa Khoiro ‘Amalii Khowaatimahu, Wa Khoiro Ayyaamii yauma Alqooka Fiihi.”

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah sebaik-baiknya umurku adalah umur yang terakhirnya, sebaik-baiknya amalku adalah amal-amal penutupannya dan sebaik-baiknya hariku adalah hari saat aku menghadap-Mu.”

Do’a ini tidak hanya sekedar untuk meminta husnul khotimah, lebih dari itu doa tersebut meminta agar umur kita selalu dalam kebaikan hingga akhir hayat hidup.

Karena pada dasarnya, sebanyak apapun amal baik yang kita lakukan di masa hidup namun ketika di akhir hidup melakukan atau dalam keadaan maksiat maka yang tercatat adalah keburukan. Begitu juga sebaliknya jika dimasa hidupnya bergelimang dosa, namun di akhir hidupnya mampu melakukan taubat, maka insyaAllah penutupnya dicatat kebaikan.

5. Do’a Kelima Husnul Khotimah

رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِى ٱلدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِيْ الْأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ

Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka”.

Doa diatas sering kita baca dan kita dengar, yakni memohon kebaikan di dunia dan di akhirat, sehingga tentu kita semua meminta akhir yang husnul khotimah dan dipelihara dari siksa neraka.

6. Doa Keenam Memohon Husnul Khotimah

رَبَّنَآ أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ

“Rabbana afrīg ‘alaina ṣabraw wa tawaffanā muslimin.”

Artinya: “Ya Rabb Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (kepada-Mu).” (QS. Al A’raf ayat 126).

Atas izin Allah SWT, nabi Musa mampu mengalahkan sihir yang berasal dari tukang sihir Fir’aun, kemudian atas izin Allah pula para tukang sihir tersebut mau menuruti perintah nabi Musa yang menyuruhnya untuk tidak menyembah Fir’aun. Kemudian tukang sihir tersebut bertaubat dan selalu membaca do’a dari nabi Musa tersebut. Dan memohon kepada Allah SWT agar bisa kuat dan sabar menahan ancaman hukuman yang diberikan oleh Fir’aun.

Kesimpulannya dari semua ini adalah bahwasanya kita semua jangan pernah terlena untuk melakukan sekecil apapun dosa, karena setan akan selalu menggoda umat manusia. Kita semua tidak pernah mengetahui kapan kematian atau ajal itu akan menjemput kita. Jangan pernah berpikiran bahwa umur kita yang masih muda dan masih sehat kemudian kita bisa dengan mudah melakukan kemaksiatan, tentu itu semua tidak terlepas dari godaan setan.

"Doa

Mari kita semua selalu senantiasa berdo’a dan meminta perlindungan kepada Allah SWT agar selalu dijaga dari hal-hal yang mendekati perbuatan dosa, dan selalu dilindungi dari godaan syeitan, sebab bisikan setan yang selalu membuat kita terlena dapat menjatuhkan seorang muslim ke dalam kubangan neraka yang abadi. Na’udzubillah.

Demikianlah penjelasan mengenai Husnul Khotimah : Sebab Suul Khotimah, Doa Arab & Indonesia – Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Terimakasih 🙂