7 Nasehat Tentang Pernikahan Dalam Islam

7 Nasehat Tentang Pernikahan Dalam Islam – Kali ini, dutadakwah akan membahas mengenai nasihat pernikahan dalam Islam.  Barakallahu laka wabaroka ‘alaika wa jama’a bainakuma fii khoir. Semoga Allah memberi berkah kepadamu dan atasmu serta mengumpulkan kamu berdua (pengantin laki-laki dan perempuan) dalam kebaikan.

Maha suci Allah yang telah menyatukan dua insan dengan sebuah ikatan yang halal serta dipertemukan dalam ikatan mahligai cinta sejati. Selamat kepada saudara dan saudari kita yang telah melangsungkan akad, semoga Allah SWT senantiasa menjaga kesucian dan keeratan tali kasih hingga mati.

Doa Rasulullah SAW pada pernikahan putrinya Fatimah az-Zahrah dengan Ali bin Abi Thalib.

Semoga Allah menghimpun yang terserak dari keduanya, memberkahi mereka berdua. Dan kiranya Allah meningkatkan kualitas keturunan mereka berdua, menjadikannya pembuka pintu rahmat, sumber ilmu serta pemberi rasa aman bagi umat.

Nah untuk mengetahui lebih jelas mengenai Nasehat Tentang Pernikahan Dalam Islam Beserta Dalilnya, maka simaklah penjelasannya sebagai berikut:

7 Nasehat Tentang Pernikahan Dalam Islam

Cintailah Suamimu dan Istrimu Atas Nama Allah dan Rasul

Poin pertama adalah cintai suamimu atau istrimu atas nama Allah dan Rasul, maka InsyaAllah pernikahan yang kamu jalani akan berlimpah pahala. Ajaklah suami atau istrimu untuk mencintaimu karena Allah SWT sehingga dapat bersama-sama kelak hingga ke surga-Nya. Menikah atas nama Allah dan rasul, maka tidak akan pernah menyesal sebab semua telah dikembalikan pada kebesaran Allah SWT.

Baca Juga :  Barangsiapa Menyia-nyiakan Shalat, Untuk Amalan Lainnya Pasti Lebih Disia-siakan Lagi

Ucapkanlah pada suami atau istrimu “Engkaulah yang terbaik yang dianugrahkan Allah kepadaku. Maka aku harus mensyukuri nikmat cinta ini meski kita baru mengenal satu sama lain, dan engkaulah amanah terindah yang Allah titipkan kepadaku hingga aku harus terus menjaga amanah ini dengan baik”. Maka nikmat Tuhanmu yang mana lagikah yang engkau dustakan?

Rumah Tangga Bagaikan Sebuah Kapal

Agar rumah tangga dapat kuat dan kokoh, maka harus dibangun dengan taqwa, cinta dan kasih sayang, hati yang tulus, dimana suami dan istri haruslah memiliki tujuan yang sama yakni tidak hanya melepaskan nafsu birahi saja, akan tetapi untuk mencetak generasi-generasi yang hebat dan beragama yang kuat, kemudian akhlak sebagai bahan bakarnya.

Akhlak mulia merupakan sebuah pondasi yang kuat dan utama dalam membangun rumah tangga, yaitu saling mengasihi, saling menghargai, saling menghormati, memahami, saling memuliakan dan membahagiakan insyaAllah. Dengan itu atas izin-Nya rumah tangga akan berjalan sesuai dengan mimpi dan harapan yang Allah ridhoi.

Kemudian Al-Qur’an dan Al-Hadits sebagai kompas dan peta untuk petunjuk, dijadikan pedoman agar tidak tersesat, sebuah nasihat sebagai peralatan yang dibawa ketika berlayar. Agama nasihat terbaik, maka kembalilah kepada ajaran agama jika ada perselisihan, pertengkaran ataupun persoalan yang tidak bisa diselesaikan.

Suami merupakan nahkoda darri rumah tangganya, oleh sebab itu suami haruslah bertanggung jawab atas rumah tangganya, memimpin dan mengajak kepada kebaikan serta memegang peranan penting dalam kebahagiaan rumah tangga.

Jika ada suatu pertengkaran atau perselisihan, maka selesaikanlah dengan penuh kesabaran. Jika ada yang tidak disuka maka hadapi saja dengan penuh lapang dada. Dan yakinlah bahwa seburuk apapun kelakuan suami atau istrimu, tidak sebanding dengan raja fir’aun yang mengaku dirinya sebagai Tuhan. Yakinlah bahwa dia akan berubah ke arah yang lebih baik, dengan membimbingnya perlahan, lemah lembut, santun dan tidak dengan kekerasan agar tidak menyakiti hatinya.

Baca Juga :  √ Pengertian Fiqih Thoharoh, Materi dan Macamnya

Perselisihan Dalam Rumah Tangga Tidak Pernah Habis

Yang harus kita pelajari adalah bagaimana kita dapat mencari solusi terbaik dari apa yang sedang diperselisihkan. Setiap pasangan tidak akan ada yang sempurna, oleh karena itu belajarlah untuk saling menyempurnakan diantara kalian.

Kalian tahu ga sih bahwa umumnya butuh akan kebanggaan akan dirinya. Maka dari itu, katakanlah “aku bangga padamu” dengan berbagai variasi sesering mungkin. Sampaikanlah dengan ucapan yang lembut, tulus, dan penuh keikhlasan. InsyaAllah suamimu akan melakukan apapun demi kebahagiaan istrinya.

Begitupun sebaliknya, seorang wanita ingin selalu di puji, oleh karena itu pujilah istrimu dengan berbagai variasi sesering mungkin, pujilah istrimu dengan apa yang telah ia lakukan kepada mu walaupun hanya membuatkan secangkir kopi.

Berhati-Hatilah Dalam Menjaga Emosi

Emosi dapat timbul karena berbagai hal. Dan tidak bisa dipungkiri lagi akan adanya hal tersebut, karena emosi merupakan sifat alami manusia. Cinta itu tidak menuntut dan selalu memberikan yang terbaik. Janganlah nodai cinta atas kenikmatan dunia. Berusaha dan tergiurlah dengan banyaknya pahala, dari setiap kebaikan yang saling diberikan diantaramu.

Peliharalah Hal-Hal Penting Yang Harus Dijaga

Ada beberapa hal penting yang harus dijaga ketika sudah berumah tangga, diantaranya adalah kehormatan, aib suami, harta dan rahasia. Perhatikan pendidikan anak-anak dan pembinaan akhlak keluarga.

Berhati – Hatilah Dengan Bisa Lidah

Janganlah menghancurkan rasa percaya dirinya karena kata-kata yang tidak baik dari lidahmu. Karena semakin baik kamu dalam menjaga lidah mu, insyaAllah keluarga yang dibina akan semakin indah. Sesungguhnya kehancuran rumah tangga seringnya berawal dari mulut yang tidak terkendalikan.

Suami akan tetap menjadi dirinya sendiri, begitupun dengan istri. Hindarkanlah segala upaya untuk menjadikan pasangan kita sebagai apa diri kita atau apa yang kita inginkan, kecuali dalam hal mendidik ke arah yang lebih baik. Hargailah hobinya walau kita tidak menyukainya dan hormatilah karakternya yang sudah terbentuk puluhan tahun sebelum menikah denganmu.

Baca Juga :  Bacaan Teks Khutbah Nikah Bahasa Arab Latin Dan Terjemahannya

Modal Dari Sebuah Pernikahan Adalah Kesabaran

Ini sangatlah penting dalam membangun rumah tangga. Sabar yang tiada berujung yang luasnya melebihi lautan yang ada di bumi. Masing-masing pasti memiliki sejarah kehidupan yang berbeda dan keunikan tersendiri. Sehingga butuh kesabaran dalam mempertemukannya, sebab manusia tidak akan pernah puas, maka bersyukurlah dengan apa yang kamu dapat sekarang.

Kayuhlah biduk rumah tangga dengan kesetiaan yang tak bertepi hingga ke surga-Nya. Sebaik-baik wanita adalah yang taat kepada Allah SWT dan patuh kepada suaminya. Sedangkan sebaik-baik laki-laki adalah yang taat kepada Allah SWT dan memuliakan istrinya.

Nah demikianlah penjelasan mengenai 7 Nasehat Tentang Pernikahan Dalam Islam. Semoga dapat bermanfaat. Terimakasih 🙂